Pantai Mutun: Tempat hiburan keluarga di akhir pekan

Foto milik www.pantai.org
Salah satu andalan hiburan pantai di Lampung adalah pantai Mutun, yang berlokasi kurang lebih 15 kilometer dari kota Telukbetung. Mutun sering dipadati pengunjung di hari Minggu khususnya. Hari Senin sampai Jumat, pantai indah ini biasanya sepi dari pengunjung.

Pantai Mutun sepertinya tidak dikelola secara professional. Jalan masuk dari jalan aspal sampai ke gerbang pantai kurang mendapat perhatian dari pengelola. Mobil-mobil sedang banyak mengalami kendala pada saat memasuki areal pantai Mutun karena jalan penuh batu dan berlubang. Walaupun kondisi jalan seperti ini, jumalah pengunjung ke pantai ini tidak pernah sepi pada hari Sabtu, Minggu dan pada hari-hari libur lainnya.

Seperti pantai lainnya, dalam lokasi areal pantai hiburan, Mutun juga dilengkapi oleh gubuk-gubuk yang disewakan untuk keluarga-keluarga yang membutuhkan tempat yang teduh dan memudahkan  untuk berkumpul. Disamping itu, banyak juga para penjual makanan, penjual pakaian, mainan anak-anak dan lain sebagainya. Keberadaan penjual-penjual seperti ini sebenarnya membuat pantai tidak lagi menjadi nyaman. Apalagi jika terlalu banyak pengunjung. Hal ini menimbulkan kesan seolah-olah seperti pasar yang dipindahkan ke tepi pantai. Seharusnya pengelola pantai menyediakan tempat khusus untuk penjual. Dengan demikian tempat-tempat yang disediakan khusus pengunjung merasa lebih nyaman dan aman.

Bagi mereka yang senang hiking atau trekking, pantai Mutun memungkinkan untuk melakukan itu karena terdapat dua buah bukit yang bisa didaki. Bukit-bukit tersebut mempunyai jalan setapak yang bisa dilalui dengan aman.

Untuk memasuki pantai Mutun, pengunjung dikenakan biaya masuk. Mobil dan motor dikenakan biaya masing-masing Rp.10.000 dan Rp.5000; sedangkan pengunjung dibedakan menjadi dewasa dan anak-anak.

Pantai Mutun memungkinkan untuk Anda untuk berenang atau sekedar bermain air seperti yang dilakukan anak-anak. Atau Anda bisa menyewa banana boat di Pantai Mutun, atau pergi ke Pulau Tangkil dengan perahu penumpang.